Makassar, Sulawesi Selatan (0411) 455696 mail@eng.umi.ac.id

أعضاء هيئة التدريس كلية الهندسة menjadi Narasumber pada النشاط التدريب الابتكار & Daya Saing Produk خدمة المجتمع الجامعة الإسلامية الإندونيسية di Desa Binaan UMI ,Desa Sanrobone Kab.Takalar

Makassar, ft.umi.ac.id – Dua أعضاء هيئة التدريس كلية الهندسة الجامعة الإسلامية الإندونيسية (UMI), Ir. Rizki Ayu Saraswati, S.T., M.T. dan Ir. Arinda Wahyuni, S.T., M.Ars., menjadi narasumber dalam النشاط التدريب الابتكار & Daya Saing Produk خدمة المجتمع yang diselenggarakan بواسطة Lembaga خدمة المجتمع (LPKM) UMI. النشاط ini berlangsung pada Rabu, 8 September 2025, di Pesant

أعضاء هيئة التدريس كلية الهندسة menjadi Narasumber pada النشاط التدريب الابتكار & Daya Saing Produk خدمة المجتمع الجامعة الإسلامية الإندونيسية di Desa Binaan UMI ,Desa Sanrobone Kab.Takalar

Makassar, ft.umi.ac.id – Dua أعضاء هيئة التدريس كلية الهندسة الجامعة الإسلامية الإندونيسية (UMI), Ir. Rizki Ayu Saraswati, S.T., M.T. dan Ir. Arinda Wahyuni, S.T., M.Ars., menjadi narasumber dalam النشاط التدريب الابتكار & Daya Saing Produk خدمة المجتمع yang diselenggarakan بواسطة Lembaga خدمة المجتمع (LPKM) UMI. النشاط ini berlangsung pada Rabu, 8 September 2025, di Pesantren Mizanul Ulum, Desa Sanrobone, Kabupaten Takalar.

التدريب tersebut merupakan bagian dari upaya UMI dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dan lembaga pendidikan melalui penerapan ilmu pengetahuan dan التكنولوجيا yang berdaya guna. Fokus utama النشاط ini adalah pemanfaatan ecobrick sebagai الابتكار ramah lingkungan untuk mengatasi permasalahan sampah plastik sekaligus meningkatkan daya saing produk hasil خدمة المجتمع.

Dalam paparannya, Ir. Rizki Ayu Saraswati, S.T., M.T. menyoroti bahaya sampah plastik yang semakin mengancam lingkungan, terutama di kawasan pesisir.

“Sampah plastik saat ini menjadi ancaman serius bagi lingkungan, terutama di kawasan pesisir. Melalui ecobrick, kita bisa mengubah masalah itu menjadi solusi. Botol-botol plastik yang semula mencemari laut dan tanah kini bisa disulap menjadi bahan untuk infrastruktur ringan dan produk kreatif yang bermanfaat,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Ir. Arinda Wahyuni, S.T., M.Ars. menjelaskan bahwa proses pembuatan ecobrick sangat sederhana namun memiliki dampak besar.

“Cara membuat ecobrick sebenarnya sederhana — cukup dengan memadatkan sampah plastik ke dalam botol hingga padat. Namun manfaatnya luar biasa. Ecobrick kini menjadi tren pelestarian lingkungan modern; selain ramah lingkungan, juga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat melalui produk kreatif seperti kursi, meja, hingga dinding taman,” terangnya.

Lebih lanjut, kedua narasumber menekankan pentingnya penerapan program semacam ini di lingkungan pendidikan, terutama di Pesantren Mizanul Ulum yang berada di bawah naungan Yayasan Wakaf الجامعة الإسلامية الإندونيسية (YW-UMI).

“Program seperti ini sangat baik diterapkan di lembaga pendidikan, termasuk di Pesantren Mizanul Ulum Sanrobone. Melalui التدريب ecobrick, siswa bisa menyalurkan kreativitas sekaligus berkontribusi nyata terhadap kelestarian lingkungan,” tambah keduanya.

النشاط ini disambut antusias بواسطة para peserta yang terdiri dari santri dan tenaga pendidik. Melalui التدريب tersebut, diharapkan tercipta sinergi antara dunia الشؤون الأكاديمية dan masyarakat dalam mewujudkan الابتكار berkelanjutan, sekaligus memperkuat komitmen UMI sebagai perguruan tinggi yang berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan.

Bagikan

Baca Juga

Artikel Terkait