Makassar, ft.umi.ac.id – كلية الهندسة الجامعة الإسلامية الإندونيسية (FT-UMI) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan mutu الشؤون الأكاديمية melalui النشاط Pendampingan Penyusunan Dokumen Re-الاعتماد الأكاديمي البرنامج الدراسي الهندسة الكهربائية (S1) yang dilaksanakan pada Kamis, 11 Februari 2026, bertempat di Aula Ir. H. Rapi Mantahing, كلية الهندسة UMI.
النشاط ini dihadiri بواسطة jajaran قيادة الكلية Teknik UMI, yakni وكيل العميد I Dr. Ir. Andi Syarifuddin, S.T., MT, وكيل العميد II Ar. Ir. H. Andas Budy, ST., MT., IAI., IPM., ASEAN Eng, وكيل العميد III Dr. Ir. Faizal Habib, M.T., IPM, dan وكيل العميد IV Dr. Nur Setiawati, S.Ag., M.Ag., Ph.D. Turut hadir pula رئيس البرنامج الدراسي الهندسة الكهربائية Dr. H. Abdullah Basalamah, MT beserta para أعضاء هيئة التدريس di lingkungan البرنامج الدراسي الهندسة الكهربائية.
Pendampingan menghadirkan dua pakar di bidang keteknikan dan ضمان الجودة, yakni Ir. Syamsuddin Yani, MT., Ph.D., IPM., ASEAN Eng. dan Dr. Ir. Taufik Nur, ST., MT., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng. Kehadiran keduanya menjadi penguatan strategis dalam memastikan dokumen re-الاعتماد الأكاديمي tersusun secara sistematis, komprehensif, dan sesuai dengan instrumen Lembaga الاعتماد الأكاديمي Mandiri Teknik (LAM Teknik).

Dalam pemaparannya, Ir. Syamsuddin Yani menegaskan bahwa mekanisme pengajuan perpanjangan atau re-الاعتماد الأكاديمي untuk mempertahankan status الاعتماد الأكاديمي ممتاز tidak lagi bersifat otomatis.
“Perlu dipahami bahwa pengajuan perpanjangan الاعتماد الأكاديمي ممتاز tidak otomatis lagi. Institusi harus mengajukan kembali dan menanggung biaya proses الاعتماد الأكاديمي tersebut. Selain itu, di LAM Teknik, pengajuan hanya dapat dilakukan maksimal tiga kali dalam satu tahun. Karena itu, kesiapan dokumen harus benar-benar matang sebelum diajukan,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya konsistensi data, keberlanjutan program, serta bukti kinerja tridarma perguruan tinggi sebagai aspek krusial dalam proses penilaian.

Sementara itu, Dr. Ir. Taufik Nur menyampaikan bahwa dokumen الاعتماد الأكاديمي harus mampu merepresentasikan mutu البرنامج الدراسي secara utuh dan terukur.
“Dokumen الاعتماد الأكاديمي bukan sekadar kumpulan data, tetapi narasi kinerja البرنامج الدراسي. Setiap indikator harus menunjukkan capaian yang relevan, berbasis data yang sahih, serta memiliki rencana pengembangan yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Selama النشاط berlangsung, dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai komponen penilaian, meliputi tata kelola البرنامج الدراسي, implementasi المنهج الدراسي berbasis Outcome-Based Education (OBE), capaian pembelajaran lulusan (CPL), kinerja أعضاء هيئة التدريس, المنشورات ilmiah, خدمة المجتمع, التعاون institusi, serta luaran tridarma lainnya.
قيادة الكلية Teknik UMI menyampaikan bahwa re-الاعتماد الأكاديمي merupakan bagian dari budaya mutu yang harus terus dijaga secara konsisten.
“Re-الاعتماد الأكاديمي bukan sekadar mempertahankan peringkat, tetapi memastikan sistem ضمان الجودة berjalan secara terintegrasi dan berkelanjutan dalam setiap lini pengelolaan البرنامج الدراسي,” ujarnya.
Melalui النشاط pendampingan ini, كلية الهندسة UMI optimis البرنامج الدراسي الهندسة الكهربائية dapat mempersiapkan pengajuan re-الاعتماد الأكاديمي secara optimal dan kompetitif, sekaligus mempertahankan reputasinya sebagai البرنامج الدراسي unggulan yang adaptif terhadap perkembangan التكنولوجيا dan kebutuhan industri.
النشاط ini sekaligus menegaskan komitmen FT-UMI dalam menghadirkan pendidikan teknik yang profesional, berdaya saing global, serta berkarakter Islami.




