Makassar, Sulawesi Selatan (0411) 455696 mail@eng.umi.ac.id

Energi Terbarukan pendukung Pendidikan Berkelanjutan di Pulau Sabaru, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan

Proyek community service energi terbarukan di pulau terpencil Sabaru, Pangkep has begins tahapan pelaksanaannya, diawali pelaksanaan seminar national for mengumpulkan berbagai Information related pemanfaatan and policy energi terbarukan di Indonesia. Proyek berfokus at development energi ramah lingkungan for mendukung pendidikan di regional terpencil which dibiayai dana grant pemerintah Australia

Energi Terbarukan pendukung Pendidikan Berkelanjutan di Pulau Sabaru, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan

Proyek community service energi terbarukan di pulau terpencil Sabaru, Pangkep has begins tahapan pelaksanaannya, diawali pelaksanaan seminar national for mengumpulkan berbagai Information related pemanfaatan and policy energi terbarukan di Indonesia. Proyek berfokus at development energi ramah lingkungan for mendukung pendidikan di regional terpencil which dibiayai dana grant pemerintah Australia through program Australia Grant Scheme (AGS). Inisiatif this aims menyediakan akses listrik which berkelanjutan bagi SMU 15 Pangkep di Pulau Sabaru, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan.

At November 2022, tim survey mulai melakukan studi kelayakan and analisis potensi energi terbarukan di Pulau Sabaru this. Proyek will merespon kebutuhan listrik which stabil for mendukung activity belajar mengajar di sekolah, mengingat keterbatasan suplai and harga bahan bakar bagi generator which ada. In addition, kebutuhan will internet satelit and pencahayaan di jalur pejalan kaki publik di sekitar sekolah also becomes perhatian main.
SMU 15 Pangkep di Pulau Sabaru becomes pusat from activity proyek this, letaknya terpencil di laut lepas barisan Kepulauan Sabalana, membuat tim survey and pelaksana proyek menghadapi tantangan cuaca ekstrem which sempat menunda survei lapangan until Februari 2023. However, kondisi the said not menghalangi semangat tim for melanjutkan activity according to schedule which has disesuaikan.

Proyek this melibatkan kolaborasi tim peneliti lecturer higher education institution di Makassar (UMI, Unhas, UIN Alauddin and UNM) diketuai Dr. Eng. Kusno Kamil from Faculty of Engineering University Muslim Indonesia with pihak-pihak lokal, seperti kepala sekolah, guru, komunitas masyarakat, and dukungan from Brain Academy sebagai penyedia materi pembelajaran daring. In addition, tokoh masyarakat setempat also mendukung, terutama in akses and akomodasi lokas during pelaksanaan instalasi panel surya and keseluruhan proyek.

Until Maret 2024, tim proyek has menyelesaikan several stage penting, termasuk survei lahan, discussion kelompok terarah (FGD) with masyarakat setempat, and perancangan instalasi energi surya which according to with kebutuhan setempat. Result survei menunjukkan bahwa panel surya is solusi terbaik for kondisi geografis pulau this jika dibandingkan with turbin angin because kecepatan angin relatif low akibat daratan didominasi pohon kelapa. Proyek this also has receives tanggapan positif from masyarakat which berharap energi terbarukan this can dimanfaatkan not hanya for sekolah, but also for penerangan jalan.

With adanya energi listrik berkelanjutan, sekolah can memaksimalkan facilities seperti laboratory komputer which during this not terpakai and sekaligus improves pencahayaan classroom. Is expected so that proyek will improves kualitas pendidikan di SMU 15 Pangkep and provides manfaat tambahan bagi masyarakat sekitar through penerangan jalan and akses komunikasi which more good. Proyek this is expected selesai at pertengahan 2024, before musim ombak high which biasanya terjadi after bulan Mei.

Selain for mencapai target-target teknis, proyek this also aims for provides example nyata manfaat energi terbarukan bagi masyarakat terpencil. Komunitas Pulau Sabaru is expected can develops wawasan masyarakat, khususnya pelajar lokal about sumber energi alternatif. Keterbatasan bahan pembelajaran akibat wilayah which sulit dijangkau guru pun is expected can teratasi with media belajar digital and pembelajaran jarak jauh which didukung koneksi internet satelit.

Through proyek this, is expected will memberi inspirasi in peningkatan kualitas hidup and kesempatan pendidikan bagi masyarakat pulau, sekaligus becomes model keberlanjutan energi bagi kawasan terpencil lain which jumlahnya cukup large di wilayah negara kepulaun Republik Indonesia.

Bagikan

Baca Juga

Artikel Terkait