Makassar, 28 Oktober 2026 – In upaya strengthens kompetensi Academic and profesional students, Study programme Environmental Engineering, Faculty of Engineering, University Muslim Indonesia (UMI), carries out activity Industrial visit ke perusahaan which bergerak di bidang pembuatan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) at Rabu, 28 Oktober 2026.
Activity this didampingi by lecturer pembimbing, Ir. Muh. Ilham Anggamulia, ST., MT., sebagai section from implementasi pembelajaran berbasis pengalaman nyata (experiential learning), which provides kesempatan to students for mengenal more dekat process and penerapan technology pengolahan air limbah di lingkungan industri.

Through visit the said, students obtains wawasan secara langsung mengenai tahapan perencanaan, process fabrikasi, development technology, until sistem kerja instalasi pengolahan air limbah. Pengalaman this becomes facilities bagi students for memahami keterkaitan between teori which diperoleh during lectures with practice and kebutuhan nyata di dunia industri.
Selain memperluas wawasan keilmuan, activity this also aims improves pemahaman teknis, kemampuan observasi, and kesiapan students in menghadapi tantangan dunia kerja, khususnya di bidang pengelolaan lingkungan and technology pengolahan limbah.
Pelaksanaan industrial visit this sekaligus mendukung pencapaian Indikator Kinerja Main (IKU) 2, yaitu students mendapatkan pengalaman belajar di luar campus. Through interaksi langsung with dunia industri, students is expected mampu develops kompetensi, memperluas jejaring profesional, and obtains gambaran mengenai kebutuhan and perkembangan technology di sektor industri.

Study programme Environmental Engineering Faculty of Engineering UMI terus mendorong pembelajaran which not hanya berorientasi at penguasaan teori di classroom, but also provides pengalaman praktis sebagai bekal in menghasilkan graduates which kompeten, adaptif, and mampu berkontribusi towards development berkelanjutan.
From campus menuju industri, from teori menuju practice, for mewujudkan solusi lingkungan which berkelanjutan.




