Makassar, Sulawesi Selatan (0411) 455696 mail@eng.umi.ac.id

Peringati HUT RI ke-80, Civitas Akademika Faculty of Engineering University Muslim Indonesia takes part in upacara kemerdekaan di pelataran Aula Auditorium Al-Jibra

Civitas Akademika Faculty of Engineering UMI Ikuti Upacara HUT RI ke-80, Rector Sampaikan Empat Makna Kemerdekaan Makassar, 17 Agustus 2025 — In rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, civitas akademika Faculty of Engineering University Muslim Indonesia (UMI) with penuh khidmat takes part in Upacara Bendera Kemerdekaan which was staged di pelataran Aula Auditorium Al-Jibra, Maka

Peringati HUT RI ke-80, Civitas Akademika Faculty of Engineering University Muslim Indonesia takes part in upacara kemerdekaan di pelataran Aula Auditorium Al-Jibra
Daftar Isi
  1. Civitas Akademika Faculty of Engineering UMI Ikuti Upacara HUT RI ke-80, Rector Sampaikan Empat Makna Kemerdekaan
  2. Empat Komponen Main Kemerdekaan
  3. Students sebagai Simbol Peradaban Ilmu
  4. Participation Faculty of Engineering UMI
  5. Peresmian Campus II UMI di Bantaeng
  6. Semangat Kebangsaan and Kontribusi Nyata

Civitas Akademika Faculty of Engineering UMI Ikuti Upacara HUT RI ke-80, Rector Sampaikan Empat Makna Kemerdekaan#

Makassar, 17 Agustus 2025 — In rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, civitas akademika Faculty of Engineering University Muslim Indonesia (UMI) with penuh khidmat takes part in Upacara Bendera Kemerdekaan which was staged di pelataran Aula Auditorium Al-Jibra, Makassar. Upacara this was joined by by Faculty Leadership, lecturer, education personnel, and students which hadir with penuh semangat nasionalisme.

Bertindak sebagai pemimpin upacara, Rector UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H., conveys amanat which menekankan makna kemerdekaan from sudut pandang pendidikan and peradaban. Menurutnya, peringatan HUT RI ke-80 not hanya dimaknai sebagai ritual seremonial, melainkan also momentum for meneguhkan back peran higher education institution in mencetak generasi Excellent bangsa.

Empat Komponen Main Kemerdekaan#

In amanatnya, Prof. Hambali mengurai makna kemerdekaan ke in empat komponen main which must becomes pegangan civitas akademika UMI, khususnya students.

  1. Bersatu in vision keilmuan and dakwah.
  2. Berdaulat in berpikir and bergaul, merdeka from kebodohan and kemalasan.
  3. Berdaya and bermanfaat bagi umat and bangsa.
  4. Bergerak with demokrasi, integritas, and saling respects.

“Empat komponen this is arah bagi we all in menjalani peran sebagai akademisi and students. Merdeka not hanya terbebas from penjajahan fisik, but also from kebodohan, kemalasan, and hilangnya nilai-nilai integritas,” tegasnya.

Students sebagai Simbol Peradaban Ilmu#

More jauh, Prof. Hambali conveys harapannya so that students UMI not sekadar becomes graduates with degree Academic, but also mampu becomes simbol peradaban ilmu which kokoh and mendalam.

“We not hanya ingin mencetak graduates. But also mencetak pelita peradaban, with ilmu which mendalam, iman which kokoh, and akhlak which mulia,” ungkapnya.

In kesempatan the said, Rector also affirms bahwa perjuangan bangsa not yet ends. Semangat kemerdekaan must diwujudkan in bentuk community service, karya, and innovation nyata which can provides kontribusi positif bagi masyarakat.

“Mari we jadikan UMI sebagai benteng and rumah large bagi kader-kader bangsa. Buktikan bersama-sama bahwa UMI not sekadar campus, melainkan gerakan for peradaban,” tambahnya.

Participation Faculty of Engineering UMI#

Faculty of Engineering UMI also hadir secara penuh in upacara this. Dean Faculty of Engineering UMI, Dr. Ir. H.Mukhtar Thahir Syarkawi, M.T., ATU., conveys bahwa momentum kemerdekaan is when which tepat for meneguhkan back komitmen faculty in mencetak human resources which Excellent, inovatif, and berkarakter.

“Semangat kemerdekaan must we jadikan inspirasi for terus berinovasi. Faculty of Engineering will selalu berupaya menghasilkan graduates which not hanya kompeten secara Academic, but also mampu provides solusi nyata bagi development bangsa,” ujarnya.

Beliau also mengajak all lecturer, education personnel, and students Faculty of Engineering for bersama-sama mengamalkan nilai perjuangan para pahlawan through dedikasi in pendidikan, research, and community service.

Peresmian Campus II UMI di Bantaeng#

Momentum HUT RI ke-80 also becomes more istimewa with adanya agenda penting from University Muslim Indonesia, yakni peresmian development Campus II UMI di Kabupaten Bantaeng. Rector mengumumkan langsung rencana the said di hadapan civitas akademika when upacara.

“Pagi this we will berangkat ke Bantaeng for launching development Campus UMI 2,” jelasnya.

Development campus new this is step strategic UMI in memperluas akses pendidikan high berkualitas, sekaligus strengthens peran UMI sebagai university Islam terkemuka di Eastern Indonesia.

Semangat Kebangsaan and Kontribusi Nyata#

Upacara peringatan HUT RI ke-80 this not hanya becomes simbol penghormatan to para pahlawan bangsa, but also momentum memperkokoh persatuan and kebersamaan di lingkungan UMI. Semangat kebangsaan which ditunjukkan civitas akademika Faculty of Engineering UMI is expected can becomes motor penggerak for terus berkarya, berinovasi, and provides kontribusi nyata bagi bangsa.

With mengusung semangat “Indonesia Maju”, UMI berkomitmen for mencetak generasi Excellent which not hanya kompeten in bidang Academic, but also memiliki integritas, akhlak mulia, and kepedulian sosial which high.

Bagikan

Baca Juga

Artikel Terkait