Inisiatif development energi terbarukan successful mendukung pendidikan berkelanjutan di SMU 15 pulau Sabaru, Kab. Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan. Berlokasi di pulau terpencil and sulit for memenuhi kebutuhan Curriculum pembelajarannya, sekolah this becomes target proyek community service which dikoordinir Kusno Kamil from University Muslim Indonesia. Inisiatif this didukung by Pemerintah Australia through Skema Grant Alumni (Alumni Grant Scheme) and diadministrasikan by Australia Awards in Indonesia. Activity this sempat tertunda akibat cuaca ekstrem, however pengerjaan instalasi panel surya, sistem jaringan internet, pembelajaran digital and system kelas jarak jauh akhirnya can terselesaikan at Mei 2024. After satu semester beroperasi, performa pembangkit listrik tenaga surya, efektifitas pembelajaran jarak jauh termasuk pemenuhan Curriculum kemudian dievaluasi at pertengahan November 2024 this.



Diawali with survey kelayakan proyek at Februari 2023 dilengkapi with meeting masyarakat berupa discussion kelompok terarah (FGD). Meeting this mengidentifikasi berbagai masalah masyarakat khususnya di bidang pendidikan sekolah menengah, dimana kebanyakan guru mata pelajaran sulit mencapai sekolah because menempuh perjalanan laut from pulau lain which seringkali terganggu tingginya ombak and cuaca buruk. Pemenuhan Curriculum becomes terhambat sedangkan model ideal pembelajaran di lokasi terpencil berupa kelas jarak jauh terkendala terbatasnya jaringan listrik and internet. Laboratory komputer bantuan pemerintah becomes mubazir not terpakai because terbatasnya tenaga Listrik. Pembangkit listrik (Genset) which dimiliki sekolah hanya mampu melayani seperangkat komputer for keperluan administrasi sekolah. Kondisi this diperparah akibat naiknya harga bahan bakar Genset ditambah biaya transportasi from ibukota kabupaten Pangkep. Every semester, rombel (rombongan belajar) siswa secara bergiliran must melakukan perjalanan penuh resiko menyeberangi lautan during more from 10 jam guna takes part in examination national secara daring di sekolah partner di ibukota kabupaten.
Stage awal proyek berupa persiapan lokasi, mobilisasi equipment and sumber daya pelaksana pekerjaan aims akhir menyediakan sumber energi ramah lingkungan which mengatasi kendala akses pemenuhan Curriculum pendidikan di pulau terpencil with pasokan listrik terbatas.


Tim pelaksana teknis lapangan is students and alumni Teknik UMI didukung lecturer pakar from several higher education institution di Makassar (Unhas, UNM, and Unismuh) which secara spesifik menargetkan pemenuhan kebutuhan listrik di sekolah, termasuk for operasional laboratory komputer and sistem examination national secara daring, without ketergantungan at Genset berbahan bakar minyak. With instalasi panel surya which new, listrik di sekolah this mampu mengoperasikan all komputer sekolah termasuk di laboratory, penerangan, LCD projector, TV layar lebar and kipas angin di kelas for improves kenyamanan and efisiensi in process belajar mengajar.



bagi Guru / Tendik SMU15 Pangkep.
In addition, facilities internet which stabil memungkinkan akses towards materi belajar daring through cooperation with Brain Academy through platform Ruangguru, provides akses bagi siswa for pembelajaran jarak jauh and menyelesaikan beban Curriculum pembelajaran secara complete.
Masyarakat setempat very mendukung pelaksanaan proyek this, with tokoh masyarakat which membantu menyediakan lahan for instalasi panel surya. Through FGD, masyarakat conveys harapannya, termasuk penerangan jalan di sekitar sekolah and penggunaan energi terbarukan for kebutuhan rumah tangga. Respon positif from siswa and guru menunjukkan bahwa proyek this not hanya improves kualitas pendidikan, but also memperkenalkan konsep energi terbarukan to komunitas pulau, di mana siswa can becomes agen perubahan in pemanfaatan energi bersih. Pemanfaatan energi terbarukan di pulau this is expected keberlanjutannya and becomes warisan jariah bagi masyarakat through pengenalan, training instalasi, pemeliharaan and pemanfaatan facilities energi terbarukan which was provided at guru-guru and siswa SMU 15 Pangkep di akhir proyek.


At pelaksaaan evaluation performa instalasi equipment after beroperasi satu semester, ditemukan bahwa system terpasang tetap berjalan with good bahkan semakin familiar pemanfaatannya by perangkat sekolah and siswa, termasuk pemeliharaan ringan facilities which has dibangun the said. Dilaporkan bahwa tahun ajaran 2023/2024, tiga puluh sembilan orang siswa has berhasil ditamatkan through examination semester and akhir national secara daring, without must meninggalkan pulau lagi, walaupun must dibagi several sesi examination because keterbatasan number perangkat computer which available. Kondisi this provides perasaan jauh more tenang and aman, good bagi siswa maupun pihak guru and orang tua they. Di akhir penamatan sekolah, siswa bahkan can bergembira merayakan keberhsilannya in bentuk pameran and pentas seni which dirayakan until malam hari. Which dulunya Pentas Seni serupa sulit dilakukan until malam hari, tahun this jauh more meriah was attended by orangtua siswa and masyarakat pulau. Panel surya which terpasang has dimanfaatkan for penerangan more from tiga puluh mata lampu, LCD projector and sound system which menambah kemeriahan event.



dilengkapi tampilan LCD layar lebar and was attended by masyarakat pulau Sabaru.
Sebagai evaluation pelaksanaan proyek, can dibuktikan bahwa inisiatif energi terbarukan di Pulau Sabaru has berperan penting in pemberdayaan siswa and masyarakat good sektor pendidikan meningkatnya geliat perkonomian, termasuk pemberdayaan perempuan which mendapatkan akses setara in pembelajaran and keterampilan new. Proyek this is expected becomes inspirasi bagi development pendidikan and energi terbarukan di pulau-pulau terpencil others di Indonesia, membuka jalan bagi cooperation more lanjut between Indonesia and Australia in bidang pendidikan and technology energi terbarukan.




