Makassar, Sulawesi Selatan (0411) 455696 mail@eng.umi.ac.id

UMI-MAPIM-ITBM International Book and Cultural Forum 2026 Angkat Diaspora Maritim Bugis-Melayu untuk Memperkuat Pertukaran Budaya dan Harmoni

UMI-MAPIM-ITBM International Book and Cultural Forum 2026 Angkat Diaspora Maritim Bugis-Melayu untuk Memperkuat Pertukaran Budaya dan Harmoni

Makassar, 6 Oktober 2026 — Universitas Muslim Indonesia (UMI) menjadi bagian dari penyelenggaraan UMI-MAPIM-ITBM International Book and Cultural Forum (UMMAT IBCF) 2026 yang mengangkat tema “Bugis-Malay Maritime Diaspora: Connecting Stories, Exchanging Culture, Building Harmony.” Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 6 Oktober 2026, bertempat di Aula Perpustakaan Utsman Bin Affan UMI.

Kegiatan ini menghadirkan ruang pertemuan akademik dan budaya yang mempertemukan berbagai unsur civitas akademika UMI untuk mengeksplorasi sejarah, pengalaman, serta kekayaan budaya masyarakat Bugis-Melayu dalam perspektif diaspora maritim. Tema yang diusung menjadi bagian penting dalam mendorong pemahaman lintas budaya melalui pertukaran cerita, pengetahuan, dan pengalaman yang berkembang di kawasan maritim Bugis-Melayu.

UMMAT IBCF 2026 dihadiri oleh Rektor Universitas Muslim Indonesia, Plt. Dekan Fakultas Teknik UMI Dr. Ir. Andi Syarifuddin, ST., MT., IPU., para Dekan dalam lingkup UMI, pimpinan dan staf Perpustakaan Utsman Bin Affan, serta perwakilan mahasiswa dari fakultas dalam lingkup Universitas Muslim Indonesia.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan terhadap penyelenggaraan forum yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan wawasan literasi dan akademik, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkenalkan serta memperkuat pemahaman terhadap keragaman budaya dan sejarah maritim yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Bugis-Melayu.

Melalui forum ini, peserta memperoleh kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai perjalanan diaspora masyarakat Bugis-Melayu, termasuk bagaimana interaksi antarmasyarakat melalui jalur maritim turut membentuk hubungan sosial, budaya, dan pengetahuan di berbagai wilayah.

Bagi civitas akademika, khususnya mahasiswa, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memahami keberagaman budaya secara lebih terbuka sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa perbedaan latar belakang budaya dapat menjadi ruang untuk membangun dialog, mempererat hubungan antarmasyarakat, dan menciptakan harmoni.

Penyelenggaraan UMMAT IBCF 2026 di lingkungan UMI juga menjadi bagian dari upaya memperkuat peran perguruan tinggi sebagai ruang bertemunya ilmu pengetahuan, literasi, sejarah, dan kebudayaan. Melalui pertukaran gagasan dan pengalaman, forum ini diharapkan dapat mendorong generasi muda untuk terus menjaga nilai-nilai budaya sekaligus membangun perspektif yang lebih luas terhadap hubungan antarbudaya.

Dengan mengusung semangat “Connecting Stories, Exchanging Culture, Building Harmony,” UMMAT IBCF 2026 diharapkan menjadi ruang yang mempertemukan cerita masa lalu dengan perspektif masa kini, memperkaya pemahaman terhadap budaya, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam keberagaman.

Universitas Muslim Indonesia terus berkomitmen menghadirkan ruang akademik dan kebudayaan yang mendorong penguatan literasi, pertukaran pengetahuan, serta penghargaan terhadap keberagaman sebagai bagian penting dalam membangun generasi yang berwawasan global, berkarakter, dan berbudaya.

Bagikan

Baca Juga

Artikel Terkait